Pejuang Al-Shabaab Somalia Gunakan Strategi Baru Lawan Pasukan Kenya

Pejuang Islam Somalia Al-Shabaab telah menggunakan bahan peledak improvisasi dan bergerak dalam kelompok-kelompok kecil dalam perubahan strategi melawan pasukan Kenya yang memerangi mereka sejak bulan lalu, para pejabat Nairobi mengatakan Sabtu kemarin (12/11).
Hampir satu bulan setelah Kenya mengerahkan pasukan ke wilayah Somalia selatan, Nairobi juga telah menggalang dukungan regional dan internasional untuk operasi tersebut.
"Awalnya ketika operasi ini dimulai, Al Shabaab berkonsentrasi dalam kelompok besar, namun dalam dua sampai tiga minggu terakhir kita telah melihat mereka berubah dari kelompok besar untuk kelompok-kelompok kecil antara dua dan lima orang," kata pejabat militer Kenya, Kolonel Cyrus Oguna mengatakan kepada wartawan di Nairobi.
"Kami juga telah melihat mereka bergerak menjauh dari menggunakan senjata utama. Mereka masuk menggunakan senjata kecil seperti IED (alat peledak improvisasi) dan ranjau darat," tambahnya.
Bulan lalu, satu orang tewas dan beberapa terluka dalam dua ledakan granat yang mengguncang Nairobi, dan polisi menyalahkan Shabaab.
Setidaknya enam orang juga tewas dalam serangan granat dan penyergapan di daerah dekat perbatasan Kenya-Somalia dalam beberapa pekan terakhir.
Kenya meluncurkan ofensif militer pada 14 Oktober lalu setelah adanya serangkaian penculikan warga asing, tetapi Al-Shabaab membantah berada di belakang serentetan penculikan tersebut

Comments :

0 comments to “Pejuang Al-Shabaab Somalia Gunakan Strategi Baru Lawan Pasukan Kenya”

Post a Comment

 
There was an error in this gadget

Template by Blogger templates

blogger