Video Tragedi "Xenia Maut"

Download Video Amatir peristiwa kecelakaan "Xenia Maut" yang terjadi Ahad siang silam peristiwa kecelakaan "Xenia Maut" juga di tuangkan dalam dalam bentuk kreasi editing sebuah judul permainan PlayStation Grand Theft Auto (GTA).


Hasil  editing  cover game GTA menampilkan foto Afriyani Susanti. Tak hanya itu, terdapat pula gambar Monumen Nasional (Monas) dan patung Tugu Tani dan diberi judul Grand Theft Auto Tugu Tani Incident. Foto itu belum lama ini beredar luas melalui layananBlackberry Messenger.

Liga Arab Tangguhkan Keanggotaan Suriah

 


Liga Arab meminta tentara Suriah untuk menghentikan pembunuhan warga sipil pada hari Sabtu kemarin (12/11) dan mengatakan mereka menangguhkan Suriah dari badan regional tersebut dalam sebuah langkah yang mengejutkan.


Liga akan memberlakukan sanksi ekonomi dan politik terhadap pemerintah Assad dan telah mengajukan banding ke negara-negara anggotanya untuk menarik duta besar mereka dari Damaskus, kata Perdana Menteri Qatar Syaikh Hamad Bin Jassim.


Dia mengatakan penangguhan keanggotaan akan berlaku pada 16 November mendatang.


"Kami dikritik karena mengambil waktu yang lama tapi ini adalah karena kepedulian kami untuk Suriah," katanya kepada wartawan di Kairo. "Kami harus memiliki mayoritas untuk menyetujui keputusan tersebut."


"Kami menyerukan semua pihak oposisi Suriah ke pertemuan di markas Liga Arab untuk menyepakati visi terpadu untuk masa transisi," kata Jassim.


Perwakilan Suriah untuk Liga Arab mengatakan keputusan untuk menunda Damaskus melangg"


Ahmad Yussuf mengatakan kepada televisi pemerintah Suriah bahwa langkah untuk menangguhkan Suriah, yang ditentang oleh dua delegasi pada pertemuan tingkat menteri Liga Arab di Kairo, hanya bisa diambil oleh konsensus pada pertemuan puncak para pemimpin Arab

Kenakan Rompi Saat Jogging, Mahasiswa Iran Berurusan dengan Polisi Inggris

 

Goudarz Karimi, pemuda muslim berusia 25 tahun, kaget bukan kepalang ketika beberapa polisi bersenjata tiba-tiba menyetopnya dan menggeledah badannya, saat ia sedang asyik jogging.


Rupanya, ada sejumlah warga yang memperhatikan pemuda keturunan Iran itu dan curiga dengan rompi yang dikenakannya saat jogging. Mereka lalu menelpon polisi yang lalu mendatangi Karimi dan memerintahkan agar Karimi melepas rompi seberat 30 kilogram.


Rompi yang dicurigai sebagai 'bom' untuk bunuh diri itu, sebenarnya alat yang digunakan oleh Karimi untuk berlatih lari dengan beban berat. Namun polisi tetap meminta Karimi melepas rompi tersebut, dan memeriksanya apakah terdapat bahan-bahan eksplosif.


Setelah dinyatakan aman, polisi menyarankan Karimi yang juga mahasiswa di Universitas Oxford itu, untuk mengenakan jaket guna menutupi rompi beban untuk latihan joggingnya. Namun Karimi sempat syok dengan kejadian itu.


“Saya 100 persen yakin, jika saya berkulit bule seperti orang Kaukasia, tak seorang pun yang akan mencurigai rompi saya ini. Tapi saya berkulit gelap dan berasal dari Iran, saya yakin ini ada kaitannya,” ujar Karimi.


“Saya sedikit merasa hak-hak saya dilanggar. Polisi memerintahkan saya melepas rompi dan pulang ke rumah, saya tidak melihat alasan mengapa saya harus melakukan itu,” sambung Karimi.


Namun polisi membantah tindakan mereka pada Karimi, ada hubungannya dengan latar belakang etnis Karimi. Inspektur polisi Amand Pearson dari Kepolisian Thames Valley, Inggris mengatakan, polisi hanya menjalankan tugas merespon informasi yang diberikan publik yang khawatir, dan polisi berkewajiban untuk memeriksa dan menyelidikinya dengan keamanan publik.


Rompi yang digunakan Karimi, merupakan perlengkapan olahraga yang populer, yang sering digunakan atlet tinju dan rugby untuk latihan fisik.

FBI: Kejahatan Kebencian Anti-Muslim Naik 50 Persen di AS

"Kejahatan kebencian" terhadap Muslim meningkat hampir 50 persen di Amerika Serikat pada tahun 2010, menurut statistik Fbi yang dirilis Senin kemarin (14/11).

Statistik, bagian dari sebuah laporan tentang kejahatan kebencian, menunjukkan tindakan yang dimotivasi oleh prasangka anti-Muslim naik menjadi 160 pada tahun 2010 dari 107 tahun sebelumnya.

Sedangkan kejahatan anti-Yahudi turun dari tahun sebelumnya menjadi 887 insiden dari 931 pada tahun sebelumnya. Jumlah kejahatan termotivasi oleh sentimen anti-Katolik naik menjadi 58 dibandingkan tahun lalu.

Jumlah insiden yang diklasifikasikan sebagai kejahatan kebencian naik sedikit pada tahun 2010 menjadi 6.628. Dari jumlah tersebut, 47,3 persen termotivasi oleh ras serta 20 persen oleh agama, statistik Federal bureau of investigation menunjukkan.

Organisasi Pork The first thing menyatakan kecewa atas statistik tersebut.

"Setelah kejahatan rasial menurun pada tahun 2009, laporan ini mengganggu dengan melihat bangkit kembali kejahatan rasial pada tahun 2010," kata anggota kelompok itu John Legendre.

"Kenaikan kekerasan anti-Muslim sangat signifikan lembaga Pig At first telah lama menyatakan bahwa kekerasan anti-Muslim, serta bentuk-bentuk lain dari kejahatan rasial, harus dilihat dan ditanggapi sebagai pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia. Pemerintah Equally dapat dan harus berbuat lebih banyak untuk menghadapi pelanggaran tersebut."(

 
There was an error in this gadget

Template by Blogger templates

blogger