Jelang 10 Tahun Invasi, Demonstran Tuntut NATO Segera Keluar dari Afghanistan

 

Ratusan orang berbaris melalui jalan-jalan ibukota Afghanistan, Kamis ini (6/10), menuntut penarikan segera pasukan militer internasional menjelang peringatan 10 tahun invasi AS ke negara tersebut.


Demonstrasi damai di pusat kota Kabul itu dimaksudkan untuk menandai invasi 7 Oktober invasi pasukan pimpinan AS ke Afghanistan 10 tahun yang lalu, menyusul adanya serangan 11 September terhadap Amerika Serikat.


Invasi AS muncul setelah pemimpin Taliban Mullah Umar menolak menyerahkan Usamah bin Ladin, konon karena ia meyakini bahwa pemimpin Al-Qaidah itu tidak bertanggung jawab atas serangan 9/11 dan karena itu bertentangan dengan tradisi keramahtamahan Afghanistan dan perlindungan terhadap tamu.


Para demonstran meneriakkan "tidak untuk pendudukan," dan "Amerika keluar" saat mereka berbaris melalui jalan-jalan di kota Kabul sambil memegang gambar warga Afghanistan yang tewas dalam kekerasan, dan kemudian membakar bendera Amerika. Demonstrasi itu diselenggarakan oleh sebuah partai kecil sayap kiri.


Tidak ada acara resmi yang telah diumumkan sejauh ini untuk menandai peringatan 10 tahun invasi, baik oleh pemerintah maupun pasukan NATO.


"Amerika Serikat mengatakan mereka datang untuk membantu rakyat Afghanistan dan memberikan kehidupan yang baik untuk rakyat Afghanistan, tetapi tujuan mereka yang sebenarnya untuk menduduki negara kami," kata Farzana, seorang wanita 22 tahun yang ikut dalam aksi. "Ini adalah 10 tahun sejak invasi ke Afghanistan dan semua itu telah meninggalkan darah dari orang-orang Afghanistan. Kami ingin AS meninggalkan negara kami."


Dia menambahkan bahwa "serangan bunuh diri, ketidakamanan dan korupsi semakin meningkat dari hari-demi-hari."

Comments :

0 comments to “Jelang 10 Tahun Invasi, Demonstran Tuntut NATO Segera Keluar dari Afghanistan”

Post a Comment

 
There was an error in this gadget

Template by Blogger templates

blogger