Dewan Militer Mesir Bangun Tembok Pelindung di Kedubes Israel di Giza


Sebuah perusahaan konstruksi swasta pada hari Sabtu kemarin (3/9) mulai membangun dinding beton setinggi tiga meter di jembatan Universitas Kairo yang menutupi Kedutaan Besar Israel di Giza Mesir.
Kontraktor, Khaled Abdel Ghani, mengatakan Dewan Tertinggi Angkatan Bersenjata (SCAF) memintanya untuk membangun tembok tersebut, dan ia menerima gambar teknik serta mulai mempersiapkan peralatan yang diperlukan empat hari lalu. Dia menambahkan pekerjaan akan dilakukan dalam waktu empat hari.
Penghalang ini terdiri dari tiga beton, setiap beton setinggi satu meter dan lebar tiga meter. Ketiga lempengan ditempatkan di atas satu sama lain dengan tiang logam yang ditempatkan di antara beton tersebut.
SCAF telah melakukan penelitian untuk detail efek pembangun dinding beton di jembatan Universitas Kairo. Setelah mengkonfirmasi tidak akan menyebabkan kerusakan apapun, SCAF meminta arsitek untuk mulai pembangunan tembok, Gubernur Giza Ali Abdel Rahman mengatakan kepada Al-Masry Al-Youm, Sabtu kemarin.
Para demonstran tidak lagi bisa terlihat di depan Kedutaan Besar Israel setelah polisi militer memblokir jalan di sisi terdekat kedutaan dengan hambatan dan kawat berduri.
Sekitar Kedutaan telah menyaksikan aksi protes massal bulan lalu yang menuntut pengusiran duta besar Israel, setelah pembunuhan lima militer dan aparat keamanan Mesir oleh pasukan militer Israel di perbatasan Mesir-Israel.
Selama demonstrasi, salah satu demonstran memanjat gedung dan mengganti bendera Israel dengan bendera Mesir.
Staf Kedutaan Israel kembali mengibarkan bendera Israel segera setelah insiden tersebut.

Comments :

0 comments to “Dewan Militer Mesir Bangun Tembok Pelindung di Kedubes Israel di Giza”

Post a Comment

 
There was an error in this gadget

Template by Blogger templates

blogger