Demonstrasi Terbesar dalam Sejarah Israel Berlangsung untuk Menekan Netanyahu


Ratusan ribu warga Israel Sabtu kemarin (3/9) melakukan aksi untuk menuntut biaya hidup yang lebih rendah dalam sebuah demonstrasi tersebut terbesar dalam sejarah Israel, memperkuat gerakan perubahan sosial dan memberikan tekanan terhadap Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk segera melakukan reformasi ekonomi.
Pemimpin aksi protes menyebut aksi mereka sebagai "momen kebenaran" bagi gerakan akar rumput yang telah berkembang sejak Juli lalu yang berawal dari sekelompok mahasiswa yang mendirikan tenda-liar sehingga berhasil mobilisasi seluruh negeri khususnya kalangan kelas menengah Israel.
"Sebuah keinginan seluruh generasi di masa depan," tulis salah satu banner pada saat demonstran membanjiri jalan-jalan Tel Aviv, Yerusalem dan kota-kota di seluruh Israel, sambil berteriak "rakyat menuntut keadilan sosial."
Netanyahu telah memperingatkan dia tidak akan mampu memenuhi semua tuntutan demonstran, mulai dari pemotongan pajak, perluasan pendidikan gratis dan penambahan anggaran pemerintah yang lebih besar untuk perumahan.

Penyelenggara aksi mengatakan lebih dari 450.000 orang ikut ambil bagian dalam demonstrasi.
Aksi protes di Israel, dengan populasi 7,7 juta, biasanya diselenggarakan terkait isu perang dan perdamaian, namun untuk kali ini agak berbeda.
"Malam ini adalah saat puncak dari aksi protes bersejarah," kata Amir Rochman, 30 tahun, seorang aktivis dari Partai Hijau Israel.
Media sosial juga memainkan peran dalam aksi protes warga Israel, sebagian terinspirasi oleh aksi demonstrasi yang melanda dunia Arab.

Comments :

0 comments to “Demonstrasi Terbesar dalam Sejarah Israel Berlangsung untuk Menekan Netanyahu”

Post a Comment

 
There was an error in this gadget

Template by Blogger templates

blogger